cool hit counter

PDM Kota Medan - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Medan
.: Home > Berita > MENYIKAPI FAHAM YANG MASUK KE MUHAMMADIYAH

Homepage

MENYIKAPI FAHAM YANG MASUK KE MUHAMMADIYAH

Senin, 29-07-2019
Dibaca: 201

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

MEDAN.  Pengajian Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, dilaksnakan  Ahad,  28 Juli 2019 di Masjid Taqwa Muhammadiyah Cabang (PCM) Kampung Dadap, Medan.

 

Pembicara pada acara ini Prof.Dr.Hasyimsyah Nasution MA, Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara.

 

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan, "Manhaj Muhammadiyah bukan mengikuti mazhab tertentu tetapi Muhammadiyah memiliki prinsip tersendiri."

 

Prinsip-prinsip itu adalah,  (1). Muhammadiyah adalah gerakan Islam (harakah) dakwah Islam amar makruf nahi mungkar dan tajdid (pemurnian) berdasarkan Alquran dan Sunnah.

 

(2). Salafiah, yaitu mengikuti generasi awal yaitu, mengikuti Rasul dan sahabat.

 

Salafi berkembang adalah untuk pemurnian agar kembali kepada Alquran dan Sunnah. Salafiah muncul sebagai reaksi adanya kaum muktazilah.

 

Salafinya Muhammadiyah tetap berpedoman kepada dalil yang terkuat dari Hadits yang sahih.

 

Bagi Muhammadiyah untuk menyatukan pemahaman dalam beribadah sesuai dengan Alquran dan Sunnah diputuskan dalam suatu keputusan melalui Musyawarah Tarjih (Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah).

 

Putusan Tarjih Muhammadiyah tidak bersifat rigid (tidak kaku), karena jika ditemukan dalil yang lebih kuat berdasarkan Alquran dan Hadits maka bisa jadi putusan Tarjih Muhammadiyah akan berubah.

 

Muhammadiyah memahami bahwa membangun masjid diperlukan untuk memfasilitasi beribadah umat dan membangun jamaah meskipun ada anggapan bahwa membangun masjid itu tanggungjawab negara.

 

(3). Tajdidiyah, yaitu pembaharuan atau inovasi sepanjang sesuai dengan Alquran dan Sunnah Rasul.

 

(4). Washatiyah, yaitu menjadi umat yang pertengahan.

 

(5). Asyriyah, yaitu sesuai dengan kemajuan zaman dengan tetap sesuai Alquran dan Sunnah. 

 

(6). Amaliyah, bagaimanapun bagusnya pemahaman Islam seseorang yang terpenting adalah berbuat (beramal) untuk terus memperbaiki diri dan jamaah.

 

Pengajian dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) sekota Medan, Aisyiah dan Ortom lainnya. (Astra Wahyudi)


Tags: mpi-kotamedan
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: khuss



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website